Dollar Koreksi Melemah, di Tengah Goncangan Perbankan AS (Tanggal :15-September-2008 21:10)

Senin, 15 September 2008

Mata uang dolar di pasar Amerika malam ini (15/09) terpantau bergerak melemah setelah sepanjang pasar Asia dan Eropa sebelumnya menunjukkan penguatan. Para investor di pasar agaknya sementara ini bersikap hati-hati sambil mengukur dampak lanjutan atas krisis yang terjadi di Wall Street di mana investment bank terbesar keempat di Amerika, Lehman Brothers, secara resmi dinyatakan bangkrut. Sementara itu, penurunan tajam pada harga minyak bumi hari ini telah memberikan energi penguatan atas dollar, sehingga pelemahan dapat tertahan.

EUR/USD terakhir berada di level 1.4187 dari level 1.4219 pada posisi penutupan pasar New York Sabtu WIB lalu. Sedangkan, USD/JPY berada pada level 105.73 dari level 107.82 akhir minggu lalu. Harga minyak bumi telah anjlok tajam sampai menyentuh level $92.93 per barrel hari ini. 

Euro sempat rally cukup tajam sebelumnya oleh goncangan pada bank-bank besar di Amerika seperti Lehman Brothers Holdings Inc., Washington Mutual Inc., American International Group Inc. Di pasar dengan para trader mengantisipasi bahwa the Fed akan memangkas suku bunganya pada sekitar akhir tahun ini, sebagian lagi mulai berspekulasi bahwa ECB pun akan terimbas untuk memangkas suku bunganya untuk melawan tekanan resesi yang menjalar secara global. 

Para analis pasar berpendapat bahwa kawasan Eropa ini sangat rentan terhadap gejolak pelambatan pertumbuhan ekonomi global saat ini bersamaan dengan goncangan di sector keuangan. Dampaknya, diperkirakan analis bahwa mata uang euro tidak menjadi pilihan atas kemungkinan jatuhnya dollar oleh gejolak di bursa New York minggu ini. (JJ)

0 komentar:

Bisnis Internet

Web Hosting