ed dalam laporan bulanannya (Beige Book) melaporkan dari 12 bank sentral di Amerika bahwa sektor manufaktur mengalami perlambatan dan juga belanja konsumen yang menurun.
Ini lebih diakibatkan kondisi pengetatan kredit yang terjadi pada institusi keuangan dan non keuangan.
Ekspor masih mengalami peningkatan akibat permintaan dari sektor pertanian meskipun kondisi cuaca yang kurang baik akibat badai Ike dan Gustav kemarin.
Sektor pertambangan dan energi masih bagus meskipun terjadi penurunan harga. Dari 12 distrik bank sentral melaporkan tekanan harga dan biaya mulai menurun. (HH)
Fed Beige Book : Sektor Manufaktur Amerika Mengalami Perlambatan (Tanggal :16-Oktober-2008 01:11)
Rabu, 15 Oktober 2008Diposting oleh Ruben nurdiasmanto di 12.49 0 komentar
Label: BERITA TERBARU
Yen Bukukan Peningkatan Mingguan terhadap Dolar dan Euro (Tanggal :27-September-2008 09:57)
Minggu, 28 September 2008Pergerakan yen pada perdagangan akhir minggu ini mengalami peningkatan terhadap dolar AS (27/09). Yen melengkapi perdagangan minggu ini dengan mengalami peningkatan mingguan terbesar terhadap dolar AS sejak bulan Mei lalu. Melonjaknya nilai tukar yen ini dipicu oleh adanya kebuntuan negosiasi di pembuat kebijakan AS tentang keputusan persetujuan rencana penanggulangan kredit macet yang disusun oleh Henry Paulson.
Sementara itu yen juga mengalami peningkatan terhadap euro pada perdagangan minggu ini. Jatuhnya Washington Mutual Inc, bank terbesar di AS, menjadikan kepercayaan para investor kembali diuji. Para investor Jepang yang melakukan carry trade untuk sementara menghentikan aksi mereka karena kembali meningkatnya kekhawatiran tentang kondisi sektor kredit dan keuangan di AS.
Yen mengalami kenaikan sebesar 0.4% terhadap dolar AS menjadi 106.18 yen per dolar dari 106.56 yen per dolar pada perdagangan kemarin. Yen mengalami kenaikan mingguan sebesar 1.2% terhadap dolar AS. Yen mengalami peningkatan sebesar 0.4% terhadap euro menjadi 155.14 yen per euro dari 155.68 yen per euro. Sepanjang minggu ini yen membukukan peningkatan sebesar 0.2% terhadap euro. (IA)
Diposting oleh Ruben nurdiasmanto di 12.55 0 komentar
Label: BERITA TERBARU
Dollar Koreksi Melemah, di Tengah Goncangan Perbankan AS (Tanggal :15-September-2008 21:10)
Senin, 15 September 2008Mata uang dolar di pasar Amerika malam ini (15/09) terpantau bergerak melemah setelah sepanjang pasar Asia dan Eropa sebelumnya menunjukkan penguatan. Para investor di pasar agaknya sementara ini bersikap hati-hati sambil mengukur dampak lanjutan atas krisis yang terjadi di Wall Street di mana investment bank terbesar keempat di Amerika, Lehman Brothers, secara resmi dinyatakan bangkrut. Sementara itu, penurunan tajam pada harga minyak bumi hari ini telah memberikan energi penguatan atas dollar, sehingga pelemahan dapat tertahan.
EUR/USD terakhir berada di level 1.4187 dari level 1.4219 pada posisi penutupan pasar New York Sabtu WIB lalu. Sedangkan, USD/JPY berada pada level 105.73 dari level 107.82 akhir minggu lalu. Harga minyak bumi telah anjlok tajam sampai menyentuh level $92.93 per barrel hari ini.
Euro sempat rally cukup tajam sebelumnya oleh goncangan pada bank-bank besar di Amerika seperti Lehman Brothers Holdings Inc., Washington Mutual Inc., American International Group Inc. Di pasar dengan para trader mengantisipasi bahwa the Fed akan memangkas suku bunganya pada sekitar akhir tahun ini, sebagian lagi mulai berspekulasi bahwa ECB pun akan terimbas untuk memangkas suku bunganya untuk melawan tekanan resesi yang menjalar secara global.
Para analis pasar berpendapat bahwa kawasan Eropa ini sangat rentan terhadap gejolak pelambatan pertumbuhan ekonomi global saat ini bersamaan dengan goncangan di sector keuangan. Dampaknya, diperkirakan analis bahwa mata uang euro tidak menjadi pilihan atas kemungkinan jatuhnya dollar oleh gejolak di bursa New York minggu ini. (JJ)
Diposting oleh Ruben nurdiasmanto di 13.52 0 komentar
Label: BERITA TERBARU
Cadangan Minyak US Turun, Dollar Masih Kuat (Tanggal :10-September-2008 10:26)
Rabu, 10 September 2008Pada sesi perdagangan malam hari ini (11/07) diumumkan data cadangan minyak US dimana data tersebut menunjukkan penurunan cadangan minyak untuk periode minggu lalu. Data tersebut menunjukkan penurunan cadangan minyak USD dari yang semula naik 1,9 Juta barel menjadi minus 5,9 Juta barel. Data ini kurang direspon oleh pasar dikarenakan data ini bersifat mingguan dan saat ini secara global terjadi penurunan permintaan US akibat pelemahan ekonomi global.Sampai dengan malam hari ini USD masih bergerak dalam trend bullish terhadap berbagai mata uang utama dunia. Hal ini diperkuat oleh stabilnya harga minyak menath dunia yang sampai dengan malam hari ini (10/09) masih terus berada dibawah level 102 USD perbarel.Secara teknikal USD masih berpeluang terus bergerak menguat terutama terhadap EUR dan GBP. Support untuk pasangan mata uang EUR/USD berad apada level 1.3980 dengan support kuat pada level 1.3922 sedangkan resistant berada pada level 1.4080. (JC)
Baca Selanjutnya>>Diposting oleh Ruben nurdiasmanto di 09.38 0 komentar
Label: BERITA TERBARU
Tingkat Pengangguran AS Bulan Agustus Naik 6,1%; Nonfarm Payrolls Turun 84.000 (Tanggal :05-September-2008 20:00)
Sabtu, 06 September 2008Departemen Tenaga Kerja AS pada hari ini (5/09) mengumumkan data mengenai kondisi tenaga kerja pada bulan Agustus lalu. Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa tingkat pengangguran bulan Agustus mengalami peningkatan sebesar 6,1%, sedangkan data non farm payrolls turun sebesar 84.000 orang. Level tersebut merupakan jumlah peningkatan pengangguran terbesar sejak September 2003. Meningkatnya jumlah pengangguran tersebut semakin mencerminkan bahwa perekonomian Amerika Serikat saat ini sedang menuju pada krisis yang berkepanjangan yang berpengaruh kepada sektor bisnis maupun sektor riil secara keseluruhan.
Level peningkatan jumlah pengangguran yang sebesar 84.000 tersebut melebihi ekspektasi para analis yang memperkirakan bahwa tingkat pengangguran akan meningkat sebesar 5,8% atau 75.000 orang. Sedangkan rata - rata jumlah upah perjam selama bulan Agustus tercatat mengalami peningkatan sebesar 0,07 dollar atau 0,4% menjadi 18,14 dollar.
Diposting oleh Ruben nurdiasmanto di 10.38 0 komentar
Label: BERITA TERBARU
Bulan Agustus Dolar Menguat Terhadap Euro dan Yen (Tanggal :31-Agustus-2008 07:15)
Minggu, 31 Agustus 2008Pada penutupan perdagangan di bursa AS akhir minggu ini dolar mengalami peningkatan bulanan terbesar terhadap euro sejak pertama kali diperdagangkan pada tahun 1999 (31/08). Peningkatan nilai tukar dolar terhadap euro ini terjadi akibat melemahnya harga minyak mentah dunia yang saat ini kembali ke bawah level 120 dolar. Sementara itu kondisi perekonomian di zona Eropa sendiri tampak mengalami pelemahan akibat tertular melemahnya ekonomi AS akibat krisis sektor kredit.
Pada bulan Agustus ini dolar telah mengalami peningkatan terhadap rival-rival utamanya. Dolar mengalami penguatan bulan untuk lima bulan berturut-turut terhadap yen. Sementara itu dolar juga mengalami penguatan yang terbesar terhadap sterling sejak tahun 1992.
Dolar mengalami peningkatan sebesar 6.3% terhadap euro menjadi 1.4673 per euro. Pada penutupan perdagangan tanggal 31 Juli lalu dolar berada pada posisi 1.5603 per euro. Pada tanggal 26 Agustus lalu dolar berada pada posisi tertingginya sejak tanggal 14 Februari di level 1.4571 per euro. Sementara itu dolar-yen mengalami kenaikan bulanan sebesar 0.8% menjadi 108.80 yen dari 107.91 yen. (IA)
Diposting oleh Ruben nurdiasmanto di 10.31 0 komentar
Label: BERITA TERBARU
GDP Jerman Kuartal Kedua Turun 0,5%; Cermin Kontraksi Ekonomi Jerman (Tanggal :26-Agustus-2008 18:00)
Selasa, 26 Agustus 2008Badan Statistik Jerman pada hari ini (26/08) mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jerman pada kuartal kedua tahun ini mengalami penurunan. Hal tersebut tercermin pada level GDP kuartal kedua yang melemah 0,5%. Turunnya GDP Jerman ini menandakan bahwa negara - negara di Eropa sedang berada pada posisi ketertekanan. Dan juga kondisi ini semakin memperparah perekonomian Jerman yang seblumnya teh diketahui bahwa tingkat kepercayaan bisnis dan konsumen mengalami penurunan.
Tingkat kepercayaan bisnis pada bulan Agustus ini tercatat melemah menjadi 97,1 poin, lebih rendah dibandingkan bulan Juli 97,5 poin. Sedangkan tingkat kepercayaan konsumen pada bulan Agustus mengalami penurunan sebesar 1,5 poin dibandingkan dengan level pada bulan Juli lalu yang sebesar 1,9 poin. Badan Statistik Jerman menyatakan bahwa perekonomian Jerman akan mengalami kontraksi pada kuartal ketiga ini, setelah meningkatnya pengeluaran rumah tangga dan rendahnya arus investasi asing.
Pergerakan euro saat ini masih mencerminkan bahwa mata uang Eropa tersebut masih berada pada teritori negatif terhadap dollar. Euro saat ini berada pada posisi 1,4580 dollar. (JP)
Diposting oleh Ruben nurdiasmanto di 07.33 0 komentar
Label: BERITA TERBARU