Dollar terus melemah samapi menyentuh level tiga minggu terendah disaat Y106 Jumat ini, dimana kejatuhan pasar saham Amerika menghantam prospek pasar yang dan perekonomian secara keseluruhan.
Setelah kejatuhan sebesar 360 points dihari kamis lalu , Dow Jones Industrial Average masih turun lagi sebesr 140 point. Jiga naiknya harga minyak sampai $142 per barrel menambah tekanan kemerosotan dollar yang berdampak menguatkan nilai tukar euro yang menyentuh sampai pada level $1.5785.
“Faktor utama dari lemahnya dollar dikarena kesehatan dari perekonomian Amerika “ demikian dikatakan Adam Boyton seorang ahli strategi mata uang dari Deutsche Bank yang berada di New York.
Dini hari, saat siang hari di pasar New York euro berada pada level $1.5782 dari $1.5760 pada penutupan pasar hari Kamis laludemikian dikatan EBS. Dan dollar berada pada level Y105,90 dari Y106.70 sementara euro berada pada Y167.18 dibandingkan dengan $168.14.Dan poundsterling pada $1.944 dari $1.9872 .(RB)
0 komentar:
Posting Komentar